PELANTIKAN FPK PERIODE 2021-2024

Gubernur Sumsel H. Herman Deru melakukan pelantikan jajaran pengurus dan anggota Forum Pembauran Kebangsaan (FPK) Sumsel, di Griya Agung, Rabu 17 Nopember 2021 jam 9.00 WIB.

FPK sendiri beranggotakan perwakilan dari berbagai suku dan agama di Sumsel. Di antaranya adalah perwakilan dari suku palembang, suku komering, suku basemah, suku ranau, suku batak, suku minangkabau, suku betawi, suku jawa, suku bugis, suku rupit, Persatuan Islam Tionghoa, dan lainnya.  Sultan Iskandar Mahmud Badaruddin terpilih sebagai ketua dengan H Syairozi SH MHum sebagai wakilnya. Forum ini akan bertugas untuk periode tahun 2021-2024.

Dalam sambutannya Gubernur Sumsel menyampaikan “agar forum ini dapat menjadi organisasi yang menyatukan seluruh perbedaan terutama yang ada di Sumsel. Dalam masyarakat yang begitu majemuk, potensi konflik tentu selalu ada”.  Namun jika diantisipasi dan ditangani dengan baik, menurut Herman Deru, setiap potensi akan tertanggulangi dan tidak berkembang menjadi hal yang serius.

Ketua FPK Sultan Iskandar Mahmud Badaruddin mengatakan, adalah instruksi Menteri Dalam Negeri no 34 tahun 2006 lah yang mengharuskan setiap provinsi di Indonesia untuk membentuk forum pembauran kebangsaan. Selanjutnya juga harus dibentuk di tingkat kabupaten, kota, hingga kecamatan. Sultan menambahkan, dengan musyarawarah dan pendekatan yang baik, dia optimis semua potensi konflik bisa dihindari dan diselesaikan.

“Saya sadar ini bukan tugas yang mudah. Tapi saya mohon pertolongan Allah, juga kalangan pers dan semua elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga kedamaian daerah yang sama-sama kita cintai ini,” ujar Sultan yang saat ini memegang amanah sebagai Ketua FPK untuk ketiga kalinya ini.

Pada akhir sambutannya, Sultan Iskandar Mahmud Badaruddin sebagai ketua FPK sekaligus menyampaikan Selamat Ulang Tahun ke 54 kepada Gubernur Sumsel H. Herman Deru, semoga selalu diberikan kesehatan, kekuatan dan dalam lindungan Allah SWT dalam memimpin Provinsi Sumsel.